HARPITNAS (Hari Kejepit Nasional)

HARPITNAS (Hari Kejepit Nasional)

Tanggal merah, akhir minggu, akhir bulan, akhir tahun, atau akhir semester, pasti ada liburan entah itu berbulan-bulan maupun hanya beberapa minggu atau hari.

Hari libur sangat dinantikan oleh banyak khalayak umum yang memiliki kesibukan segudang.

Hari libur biasanya diisi dengan banyak macam ada yang memulai perjalanan panjang ke beberapa tempat wisata, menggunakan waktu untuk bersantai tanpa melakukan apapun, atau sesuatu yang belum pernah di coba selama bekerja.

Liburan sangatlah penting untuk menghilangkan penat karena jenuh telah melanda saat bekerja maupun belajar.

Namun, ada hari yang paling tidak pas untuk kaum yang termasuk senang dengan liburan yaitu harpitnas.

Harpitnas (Hari Kejepit Nasional) adalah hari yang tidak hanya mahasiswa saja yang kesal tapi dari kalangan lain juga pasti akan merasa kesal karena hari kerja yg kejepit diantara libur yang menyenangkan.

Harpitnas telah terjadi sejak dimulainya kegiatan keseharian seperti sekolah, kuliah, dan bekerja yang kejepit dengan hari minggu atau hari besar yang lainnya sehingga ada satu hari yang menjadi “korban” untuk seluruh khalayak yang bekerja untuk mendapatkan rezeki maupun mahasiswa yang harus masuk kelas demi mendapat ilmu atau hanya sekedar hanya absen panggil belaka.

 

Celoteh / Komentar

Syarifuddin

“Harpitnas itu indah. Indah dalam artian sesuatu tidak selamanya nyaman dan harpitnas mengajarkan bahwa selalu ada duka dalam suka begitu pula sebaliknya. Libur yang harusnya nyaman dengan tempo yang berkelanjutan, eh, malah harus terpotong dengan hari kerja yang kadang menyebalkan.”

– Syarifuddin –

 

Devi Eka Pratama

“Harpitnas itu kaya hujan. Indah hanya disaat saat tertentu aja. Kalo pas harpitnas dosen gk mau masuk adalah kesenangan yang hakiki, kalo pas dosennya rajin mau gk mau mesti masuk..”

– Devi Eka Pratama –

 

Yuliastri Dewi

“Harpitnas bukanlah istilah resmi namun seringkali harpitnas membuat sebagian orang kecewa. Bagaimana tidak kecewa jika harus bekerja/kuliah diantara dua hari libur. Namun, ada juga sebagian orang yang memanfaatkan harpitnas tsb untuk bisa membolos kerja/kuliah. Menurut saya, harpitnas tidak begitu buruk. Tetaplah jalani dan nikmati hingga nantinya akan tiba libur panjang yang sesungguhnya.”

– Yuliastri Dewi –

 

Berikut beberapa jadwal libur nasional pada tahun 2019 :

1 Januari : Tahun Baru

5 Februari : Tahun Baru Imlek

7 Maret : Hari Raya Nyepi

3 April : Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

19 April : Wafat Isa Al-Masih

1 Mei : Hari Buruh Internasional

19 Mei : Hari Raya Waisak

30 Mei : Kenaikan Isa Al-Masih

1 Juni : Hari Lahir Pancasila

4-5 Juni : Hari Raya Idul Fitri

12 Agustus : Hari Raya Idul Adha

17 Agustus : Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

1 September : Tahun Baru Islam

9 November : Maulid Nabi Muhammad SAW

25 Desember : Hari Raya Natal

Berdasarkan beberapa tanggal diatas, ada beberapa tanggal yang bisa disebut sebagai harpitnas. Diantaranya :

Senin tanggal 31 Desember 2018 karena 1 Januari 2019 pada Selasa  dan sebelumnya 30 desember adalah hari Minggu

Tanggal 4 Februari 2019 karena 5 Februari 2019 yang merupakan Tahun Baru Imlek jatuh pada Selasa dan sebelumnya 3 Februari 2019 adalah hari Minggu

8 Maret 2019, karena sehari sebelumnya yakni 7 Maret 2019 (Hari Raya Nyepi) jatuh pada Kamis sedangkan besoknya adalah hari Sabtu.

31 Mei 2019 karena pada 30 Mei (Kamis) adalah hari Kenaikan Isa Almasih dan 1 Juni (Sabtu) adalah Hari Lahir Pancasila dan dilanjutkan 2 hari setelahnya dengan Cuti Bersama Idul Fitri.

Senin 23 Desember 2019 karena 24 Desember yang mulai masuk cuti bersama Hari Raya Natal, lalu dilanjutkan Hari Raya Natal pada 25 Desember 2019 yang jatuh pada Rabu.

Meskipun kadang harpitnas terbilang menyebalkan, tapi setidaknya hal itu lebih baik dari pada tidak ada libur sama sekali.

 

Tipe-tipe Orang Berdasarkan Cara Mereka Ngerayain Harpitnas

Mereka yang tetap masuk kerja, sekolah atau kuliah saat Harpitnas.

Ada yang masih kerja atau kuliah saat Harpitnas? Selamat, berarti kamu sangat berdedikasi dengan pekerjaan dan tanggung jawab kamu. Walau mungkin kamu bakal sedikit ngedumel karena masih harus tetap masuk, padahal pikiran udah nggak bisa fokus pengin cepetan pulang..

 

Mereka yang ngerayain Harpitnas dengan ngambil jatah cuti dari jauh-jauh hari dan memutuskan untuk berlibur.

Bagi beberapa orang yang punya hobi traveling, Harpitnas adalah sebuah kesempatan emas untuk liburan. Karena itu beberapa orang yang udah bekerja bakal mengambil kesempatan ini untuk ngambil jatah cuti. Apalagi kalo ternyata Harpitnasnya berdekatan dengan hari Sabtu-Minggu, bisa dipastikan kalo jatah cuti beberapa hari pun bakal dibela-belain buat dipake.

Mereka yang malas untuk beraktivitas, dan memutuskan untuk libur-libur sendiri

Pasti ada deh di antara kamu semua yang ingin Harpitnas ini dirayain dengan cara tidur atau bersantai di rumah, TANPA ngambil cuti. Lalu apa yang kamu lakukan? Bolos. Tinggal nggak usah datang aja kantor, menikmati empuknya kasur, gadget di rumah, atau keluyuran ke luar kota..

 

Mereka yang pura-pura sakit, supaya bisa libur dengan tenang di rumah atau mbolang

Emang dasarnya udah bandel, mereka yang pengin bisa libur tanpa harus ngurangi jatah cuti biasanya bakal pura-pura sakit. Segala hal pun bisa dilakukan, mulai dari berakting pura-pura sakit sampai malsuin surat dokter. Wah yang ini sebaiknya jangan ditiru ya.

Mereka yang tiap hari kerjanya emang nggak terikat waktu. Mau libur atau nggak, sama aja.

Kamu yang kerjaannya nggak terikat waktu, seperti marketing, freelancer, atau entrepreneur, biasanya bakal menganggap kalo Harpitnas ini adalah hari yang saa dengan har-hari biasanya. Nggak ada yang berbeda. Jadi apa yang bakal kamu lakukan waktu Harpitnas? Biasanya ya tetap produktif ngerjain sesuati atau liburan bareng temen-temenmu yang memutuskan untuk “libur”.

Mereka yang nggak tahu kalo lagi Harpitnas, dan baru tahu waktu dikasih tahu sama temen

Kasian banget deh hidupmu, karena kalo sampe kamu nggak tahu hari itu adalah Harpitnas, berarti bisa jadi kamu nggak punya tanggalan di rumah. Maklum, kamu cuma ngandalin kalender hape yang semua tanggalannya item doang. Kemungkinan kamu juga baru tahu kalo Harpitnas setelah dikasih tahu sama temen, atau setelah melihat kondisi kantor atau kelas yang kosong melompong.

Sumber : –    keepo.me

https://keepo.me/lifestyle/6-tipe-orang-berdasarkan-cara-mereka-ngerayain-harpitnas

 

Qoutes

“Seiring dengan bertambahnya usia, kamu akan belajar beberapa hal. Salah satunya adalah benar-benar meluangkan waktu yang kamu inginkan untuk liburan”

 John Battelle

 

 

 

 

 

 

Bidang, Komunikasi dan Informasi